Karang Taruna Se-Bantul Ikuti Pembinaan Pencegahan Radikalisme dan Ekstremisme

Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabuapten Bantul bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan pembinaan pencegahan radikalisme dan ekstremisme bagi Ketua Karang Taruna tingkat kalurahan se-Kabupaten Bantul. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Waroeng Omah Sawah Sewon pada Selasa (19/5/2026).

 

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda terkait bahaya penyebaran paham radikalisme dan ekstremisme yang belakangan dinilai semakin marak terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bantul. Para peserta yang berasal dari berbagai kalurahan tampak antusias mengikuti pembinaan dan dialog yang berlangsung hangat serta interaktif.

 

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Dr. KH. Habib Abdus Syakur, MA. dan Drs. H. Saebani, M.A., M.Pd. Dalam paparannya, kedua narasumber menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya Karang Taruna, dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan ketahanan sosial masyarakat di lingkungan masing-masing.

 

Dr. KH. Habib Abdus Syakur, MA. menyampaikan bahwa pemuda harus memiliki pemahaman agama dan wawasan kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyimpang. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial saat ini menjadi salah satu jalur cepat penyebaran paham radikalisme yang menyasar kalangan muda.

 

“Generasi muda harus mampu menjadi pelopor perdamaian dan menjaga nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat. Jangan sampai mudah terprovokasi oleh ajaran yang mengarah pada sikap intoleran, radikal, maupun ekstrem,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. H. Saebani, M.A., M.Pd menambahkan bahwa berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian di lapangan, kawasan pinggiran Bantul dinilai lebih rentan terhadap masuknya ajaran radikalisme, ekstremisme, serta meningkatnya kenakalan remaja. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kurangnya pengawasan sosial hingga minimnya kegiatan positif bagi generasi muda.

Ia berharap para Ketua Karang Taruna dapat menjadi garda terdepan dalam membangun kegiatan kepemudaan yang produktif, edukatif, dan berorientasi pada penguatan karakter kebangsaan.

Melalui kegiatan pembinaan ini, MUI Bantul berharap sinergi antara tokoh agama, pemuda, dan masyarakat dapat semakin diperkuat guna mencegah berkembangnya paham radikalisme dan ekstremisme di lingkungan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Bantul.