MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN BIDANG PENDIDIKAN TENTANG TES KOMPETENSI AKADEMIK (TKA) JENJANG SMP KABUPATEN BANTUL TAHUN 2026
Bantul — Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Kebijakan Pengembangan Bidang Pendidikan tentang Tes Kompetensi Akademik (TKA) Jenjang SMP Kabupaten Bantul Tahun 2026 pada Rabu, 20 Mei 2026 bertempat di Rumah Makan Gendal Gendul.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA/TKAD) tingkat SMP di Kabupaten Bantul sekaligus memperkuat sinergi dalam peningkatan mutu pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, narasumber pertama dan kedua, Ibu Titik dan Bapak Susianto, S.T., M.Pd., menyampaikan berbagai materi terkait pelaksanaan dan pengembangan TKA/TKAD di Kabupaten Bantul. Disampaikan bahwa hasil TKA/TKAD memberikan gambaran komprehensif mengenai capaian belajar siswa pada mata pelajaran tertentu di tingkat daerah. Komposisi penilaian terdiri atas 80 persen nilai TKA/TKAD dan 20 persen nilai rapor.
Selain itu, pelaksanaan TKA/TKAD diharapkan dapat berjalan lancar dengan memastikan partisipasi murid secara optimal serta memberikan kenyamanan bagi peserta selama mengikuti tes. Persiapan pelaksanaan TKA dan ASPD juga menjadi perhatian penting guna mendukung keberhasilan pelaksanaan asesmen.
Dalam pelaksanaannya, Tim Help Desk melakukan pemantauan melalui Posko serta turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur. Monitoring pelaksanaan juga dilakukan oleh Tim Dikpora bersama Dewan Pendidikan Komisi D.
Pasca pelaksanaan TKA/ASPD, nantinya akan dilakukan analisis terhadap rata-rata capaian sekolah yang berada di atas maupun di bawah rata-rata kabupaten sebagai dasar penyusunan program tindak lanjut pendidikan. Fokus program tahun ini dimulai dari pemetaan hasil hingga tindak lanjut yang lebih terarah. Sekolah juga diharapkan mampu melakukan analisis hasil TKA/TKAD secara mandiri untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pada sesi berikutnya, Ibu Titik juga menyampaikan mengenai kerangka asesmen TKA SMP Tahun 2026. Disampaikan bahwa analisis hasil TKA belum dapat dipublikasikan karena hasil resmi baru akan dirilis pada tanggal 26 Mei 2026 mengingat pelaksanaan TKA susulan baru selesai pada 19 Mei 2026.
Lebih lanjut disampaikan bahwa capaian indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026 khususnya bidang pendidikan mengalami peningkatan signifikan dari angka 84,57 menjadi 89,642. Kabupaten Bantul menempati peringkat kedua se-DIY dan peringkat keempat pada taraf nasional. Meski demikian, terdapat beberapa indikator yang masih perlu mendapat perhatian, di antaranya kemampuan literasi, kemampuan numerasi, proporsi jumlah satuan PAUD terakreditasi minimal B, serta iklim pembelajaran yang meliputi survei lingkungan belajar oleh siswa, guru, dan kepala sekolah, termasuk aspek iklim keamanan sekolah.
Terkait laporan akademik, dijelaskan bahwa laporan individual dilakukan secara nasional dengan metode sampling yang bertujuan untuk mengetahui capaian belajar anak, laporan perkembangan belajar, serta mendukung proses seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya.
Pada muatan Bahasa Indonesia jenjang SMP/MTs/sederajat, materi yang diujikan meliputi teks informasi dan teks fiksi. Adapun aspek keterampilan membaca yang diukur mencakup identifikasi informasi tersurat dalam teks, menyusun ulang informasi, mengelompokkan informasi, hingga membuat ikhtisar bacaan. Kompetensi yang diuji meliputi level kognitif pemahaman tekstual, inferensial, dan apresial.
Sementara itu, pada muatan Matematika dalam TKA, elemen yang diukur meliputi pengetahuan matematika, representasi matematis, penalaran dan pembuktian matematis, pemecahan masalah matematis, serta koneksi matematis.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan hasil TKA tidak hanya menjadi instrumen penilaian capaian akademik siswa, tetapi juga menjadi alat analisis dalam memperbaiki kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah Kabupaten Bantul.
