Bantul – Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan anak yatim piatu yang dilaksanakan di empat kapanewon pada tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perhatian, dukungan moral, serta bantuan sosial kepada anak-anak yatim piatu di wilayah Kabupaten Bantul.
Program pemberdayaan tersebut dimulai pada tanggal 18 Juni 2026 di Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, dan dilaksanakan secara bertahap di empat kapanewon dengan menunjuk satu kalurahan sebagai lokasi kegiatan pada masing-masing kapanewon. Rangkaian kegiatan kemudian akan ditutup di Kalurahan Temuwuh, Kapanewon Dlingo.
Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bantul menyalurkan bantuan kepada sebanyak 850 anak yatim piatu yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bantul. Bantuan yang diberikan berupa uang saku dan tas sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan pendidikan dan aktivitas sehari-hari anak-anak penerima manfaat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bantul menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan materiil, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak yatim piatu agar tetap optimis dalam meraih cita-cita.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga serta mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak. Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Bantul kepada anak-anak yatim piatu agar mereka merasa diperhatikan dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya.
Dalam setiap pelaksanaan kegiatan, para peserta juga mendapatkan pembinaan dan motivasi yang bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, serta karakter positif sebagai bekal menghadapi masa depan.
Program pemberdayaan yatim piatu ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah kalurahan setempat. Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan warga sekaligus memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bantul berharap dapat terus memperkuat upaya perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim piatu, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, mandiri, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang.
