Rakor dan cek akhir Persiapan Silanas III JMQH tahun 2026

Pemda Bantul Gelar Cek Akhir Persiapan Silaturahmi Nasional III JMQH

BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar rapat cek akhir persiapan Silaturahmi Nasional III JMQH (Jam’iyyah Mudarasatil Qur’an Lil Hafizhat) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Mandala Saba Purwa, Gedung Induk Lantai 3, Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul, dan dipimpin oleh Ketua JMQH Kabupaten Bantul.

Rapat ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan seluruh aspek penyelenggaraan Silaturahmi Nasional III JMQH yang direncanakan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul. Pertemuan tersebut menjadi momentum koordinasi akhir antara panitia dan berbagai pihak terkait guna memastikan kegiatan berjalan lancar, tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta.

Rencana pembukaan Silaturahmi Nasional III JMQH dijadwalkan akan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh nasional, di antaranya Menteri Agama, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, serta Wakil Gubernur Jawa Tengah dan sejumlah tokoh lainnya. Sementara itu, sambutan tuan rumah direncanakan akan disampaikan oleh Bupati Bantul sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bantul terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Dalam rapat cek akhir ini, sejumlah unsur pendukung turut dilibatkan untuk memastikan kesiapan teknis dan operasional. Polres Bantul berperan dalam mendukung aspek keamanan, sedangkan Dinas Perhubungan mendukung pengaturan lalu lintas dan kelancaran mobilitas peserta. Bidang logistik juga menyampaikan kesiapan konsumsi bagi para peserta selama kegiatan berlangsung.

Adapun kebutuhan konsumsi panitia mendapat dukungan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Jawa Tengah akan bersiap mulai hari Jumat hingga Minggu. Dukungan lintas sektor ini diharapkan dapat menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan, baik dari sisi pelayanan peserta maupun kebutuhan panitia di lapangan.

Selain itu, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut menjadi unsur penting dalam mendukung kesiapan penyelenggaraan acara, terutama terkait pelayanan kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat.

Dari sisi pelayanan dan pengendalian peserta, panitia menerapkan sistem pemindaian (scan) barcode pada kartu anggota JMQH. Sistem ini digunakan untuk proses masuk peserta ke lokasi kegiatan sekaligus sebagai mekanisme pengambilan konsumsi. Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat membantu proses pendataan, meningkatkan ketertiban, serta memastikan distribusi konsumsi berjalan lebih teratur.

Melalui rapat cek akhir ini, Pemerintah Kabupaten Bantul bersama panitia JMQH dan seluruh unsur pendukung berupaya memastikan setiap kebutuhan penyelenggaraan telah dipersiapkan dengan baik. Sinergi antarpihak menjadi bagian penting dalam menyukseskan Silaturahmi Nasional III JMQH, sekaligus mendukung kelancaran kegiatan keagamaan yang mempererat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan para hafizhat Al-Qur’an dari berbagai daerah.

Dengan koordinasi yang matang dan dukungan berbagai pihak, pelaksanaan Silaturahmi Nasional III JMQH di Stadion Sultan Agung, Bantul, diharapkan dapat berlangsung sukses serta memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu undangan.